<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><oembed><type>video</type><version>1.0</version><html>&lt;iframe src=&quot;https://www.loom.com/embed/e2491ddc212a4769b16d6c6653982bcf&quot; frameborder=&quot;0&quot; width=&quot;1108&quot; height=&quot;831&quot; webkitallowfullscreen mozallowfullscreen allowfullscreen&gt;&lt;/iframe&gt;</html><height>831</height><width>1108</width><provider_name>Loom</provider_name><provider_url>https://www.loom.com</provider_url><thumbnail_height>831</thumbnail_height><thumbnail_width>1108</thumbnail_width><thumbnail_url>https://cdn.loom.com/sessions/thumbnails/e2491ddc212a4769b16d6c6653982bcf-8dc6ddbc0de8528b.gif</thumbnail_url><duration>209.941</duration><title>Citra Memverifikasi Dokumen Studi Klinik Secara Aman</title><description>Loom ini menjelaskan cara kerja Citra untuk memverifikasi dokumen studi agar tidak bergantung pada AI tanpa bukti. Pembicara membandingkan proses manual yang mengecek setiap read dan record point baris demi baris, dengan risiko studi bisa dihentikan jika satu race terlewat, lalu menyebut Citra mengotomatisasi pemeriksaan protokol dan formulir consent. Citra meminta pengunggahan protokol dan consent form (contohnya dari Indonesia BIPOM dan kasus tuberculosis), lalu memeriksa setiap aturan pada bagian tersebut, menandai konflik dengan kalimat yang tepat, dan jika ada yang tidak ditemukan hasil dibuang. Hasil lama tetap tersimpan sampai komit siap submit, dan reviewer melakukan pengecekan run 1, 2, 3 sampai semua setuju.</description></oembed>